Pada hari Sabtu (26/4/2008) di selenggarakan rekoleksi untuk remaja di lingkungan St.Stephanus Mejing II, Paroki Gamping. Acara dimulai pukul 16.30 mundur setengah jam dari yang direncanakan. Diawali dengan gerak dan lagu Dalam Yesus Kita Bersaudara yang dipimpin oleh mas Gun disusul Dengar Dia Panggil Nama Saya sebagai pembuka yang cukup mencairkan suasana.
Doa pembukaan dipimpin oleh mas Tono yang sebelumnya diperkenalkan dahulu nada tanda salib untuk remaja. Karena keseluruhan peserta yang berjumlah 10 orang belum pernah mendengar nada tanda salib untuk remaja maka sebelum doa pembuka ada sesi latihan melakukan tanda salib. Peserta lalu dibagi menjadi 3 kelompok. Sebagai pengkondisian suasana peserta mendengarkan lagu Taize Jesus Remember Me sebelum sharing pengalaman dalam kelompok.
Hasil sharing dilaporkan perkelompok dibacakan oleh perwakilan kelompok tersebut. Lalu mas Tono sebagai pemandu merangkum hasil laporan dan mengkelompok-kelompokkan berdasarkan hubungan dengan Tuhan, sesama, dan kegiatan. Tiga kelompok tersebut dipilihkan satu pokok untuk dikembangkan dengan bersumber dari ayat di Kitab Suci. Hasil dari pengembangan dijadikan sebagai doa permohonan dalam doa penutup. Acara diakhiri jam 8 malam.
Kejadian menariknya ada peserta yang kakak beradik, di tengah acara sang kakak ingin pulang dengan suatu alasan namun adiknya tidak mau. Terjadi adu argumen yang cukup menggelitik bagi peserta yang lain. Akhirnya sang kakak mengalah dan kakak beradik itu mengikuti rekoleksi sampai akhir.
Rekoleksi ini didampingi oleh Tim Kerja Rekoleksi Kemuridan setelah seminggu sebelumnya mendampingi rekoleksi anak di wilayah Pangkalan. Menurut rencana Tim Kerja Rekoleksi Kemuridan akan kembali mendampingi rekoleksi pada tanggal 20 Mei mendatang di wilayah Kalirejo, Paroki Boro.
